Senin, 07 April 2008
Baitii Jannatii
Rabu, 26 Maret 2008
Tentang kami...
Tapi yang jelas, kami sama2 keras kepala, sama2 egois dan gak ada yang mau ngalah. Mungkin karena sama2 anak sulung, kami sama2 mau ngatur, sama2 ingin diprioritaskan. Tapi seiring berjalannya waktu, kami berusaha untuk menekan ego masing2. hilang sama sekali sih nggak, karena itulah pernak-pernik dalam pernikahan.
Kenangan Maniez : 09 Mei 2003

Teringat betapa berat perjuangan kami u bisa bersatu. Butuh waktu 3 tahun untuk bisa meyakinkan orang tuaku bahwa kami siap untuk menjadi suami istri. Latar belakang keluarga yg berbeda, orientasi pendidikan yang tidak sama, jarak yang memisahkan, membuat orang tuaku tidak yakin atas keinginan kami. Semua orang tua pasti menginginkan yang terbaik u anaknya. Demikian juga dengan orang tuaku. Aq berusaha meyakinkan orang tuaku, memohon petunjuk kepada Alloh. "Ya Rob, apabila kami memang pasangan yang baik menurut-Mu, satukanlah kami. Sebaliknya, kalau hubungan kami memang tidak baik menurut-Mu, maka pisahkanlah kami dengan jalan yang baik". Ternyata, segalanya benar-benar indah pada waktunya. Alhamdulillah, kami dipersatukan oleh Alloh dalam sebuah ikatan pernikahan, tanggal 09 Mei 2003.
Setelah menikah, ternyata perjuangan kami tidak terhenti sampai di situ. justru perjuangan lebih berat lagi. karena kami memang belum sepenuhnya saling mengenal dan memahami. Sampai saat inipun, di hampir 5 tahun perjalanan kasih kami, kami belum sepenuhnya bisa saling mengerti dan memahami. Butuh banyak waktu lagi...
Langganan:
Postingan (Atom)